Tingkatkan Integritas Akademik melalui Sosialisasi Etika Publikasi

Yogyakarta (24 September 2024) – Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) menyelenggarakan Workshop Sosialisasi Integritas dan Etika Akademik Publikasi Ilmiah di Joint Lecture Room (JLR) STMM Yogyakarta, Senin (23/9/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para dosen dengan pemahaman mengenai etika akademik dan prosedur dalam mempublikasikan karya ilmiah.

Prof. Dr. Muhammad Suryanegara, IPU, selaku narasumber, menekankan bahwa integritas adalah dasar utama bagi seorang akademisi. Ia menegaskan prinsip fundamental bagi setiap peneliti: “Boleh salah dalam melakukan penelitian, namun tidak boleh berbohong.”

Integritas dalam menghasilkan karya ilmiah harus dijaga dari praktik-praktik tercela seperti fabrikasi (mengarang data), falsifikasi (memanipulasi data), hingga plagiarisme,” tegas Prof. Suryanegara.

Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan pula bahwa etika akademik mencakup transparansi dalam keterlibatan penulis (authorship). Peneliti wajib mengkonfirmasi seluruh penulis yang tercantum dalam artikel sebelum publikasi dilakukan. Terkait rujukan, narasumber menjelaskan bahwa dosen diperbolehkan mengutip karya sendiri (self-citation) selama mencantumkan referensi jurnal sebelumnya secara jelas.Workshop ini juga membedah potensi konflik kepentingan yang sering terjadi dalam proses tinjauan sejawat (peer review). Hal ini mencakup situasi di mana reviewer memaksa penulis untuk merujuk pada karya pribadi reviewer tersebut atau pelanggaran prosedur blind review. Mengingat etika bersifat tidak mutlak, narasumber menyarankan dibentuknya sidang khusus untuk memutuskan jika terjadi dugaan pelanggaran di lingkungan institusi.

Melalui sosialisasi ini, STMM Yogyakarta berkomitmen menciptakan iklim akademik yang bersih, transparan, dan menjunjung tinggi kebenaran ilmiah demi kemajuan pendidikan nasional.

(Tim PPM STMM – AD & MAVE)

Share Now:

Related Articles