Research Synergy Foundation dan STMM Gelar Workshop Akademik Bekali Peneliti Tembus Jurnal Internasional

Jakarta, 21 Agustus 2026 — Research Synergy Foundation (RSF) bersama Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) menyelenggarakan Academic Workshop Pre Conference ICCDM 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 21 Agustus 2026. Workshop ini diikuti oleh peserta dari 14 negara dan menghadirkan tiga narasumber ahli di bidang publikasi ilmiah untuk membekali para akademisi dan peneliti dengan strategi penyusunan serta publikasi karya ilmiah di jurnal internasional bereputasi, menjelang pelaksanaan International Conference on Communication, Development, and Media (ICCDM) 2026.

Workshop ini menjadi rangkaian pra-konferensi yang dirancang untuk meningkatkan kualitas naskah akademik peserta sebelum memasuki tahap konferensi utama, sekaligus memperluas peluang publikasi mereka di jurnal-jurnal terindeks Scopus.

Workshop dibuka dengan sesi bertajuk “Introduction, Scientific Review Process and Publication Opportunity” yang disampaikan oleh Santi Rahmawati, Founder sekaligus Chief Operating Officer (COO) Research Synergy Foundation. Dalam sesi ini, Santi memaparkan gambaran umum proses peninjauan ilmiah (scientific review) serta berbagai peluang publikasi yang tersedia bagi peneliti.

Sesi kedua menghadirkan Finna Zephyrine, Managing Director Scholarvein sekaligus bagian dari Research Synergy Foundation, yang membawakan materi “How to Prepare Submit Abstracts and Journal Papers: A Submission Guideline“. Sesi ini membahas panduan teknis dan praktis dalam mempersiapkan abstrak serta naskah jurnal sebelum diajukan ke penerbit.

Sesi ketiga ditutup oleh Ani Wahyu Rachmawati, M.S.M., Founder dan Board of Commissioners Research Synergy Foundation yang juga tergabung dalam F1000Research, dengan materi “How to be Globally Accepted in Writing Research Paper: Criteria of Recommendation in Scopus/Peer Review International Journal“. Sesi ini secara khusus mengulas kriteria yang perlu dipenuhi agar naskah dapat diterima secara global, khususnya untuk jurnal yang terindeks Scopus dan melalui proses peer review internasional.

Antusiasme peserta yang berasal dari 14 negara mencerminkan luasnya jangkauan dan minat komunitas akademik internasional terhadap isu publikasi ilmiah global. Melalui workshop ini, diharapkan para peserta yang terdiri dari akademisi, peneliti, dan mahasiswa lintas negara dapat lebih memahami alur penerbitan ilmiah secara menyeluruh, mulai dari tahap penyusunan abstrak hingga strategi lolos proses review jurnal internasional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Research Synergy Foundation dan STMM dalam mendorong peningkatan kualitas riset serta jejaring akademik lintas negara menjelang pelaksanaan ICCDM 2026.

Share Now:

Related Articles