Sosialisasi Framework Logical Analysis untuk Pengabdian kepada Masyarakat yang Terukur

Pengabdian kepada masyarakat kini menjadi program perguruan tinggi yang menuntut dampak nyata dan terukur.Oleh karena itu, Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) menyelenggarakan Workshop Perencanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Inovatif dan Berdampak menggunakan metode Logical Framework Analysis (FLA) pada Jumat, 11 Juli 2025, bertempat di Theater Room Gedung Transformasi Digital Lantai 3.

Kegiatan strategis ini bertujuan untuk membekali para dosen dengan kerangka berpikir logis dalam menyusun proyek pengabdian yang lebih kuat, menarik, dan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Dengan mengadopsi metode LFA, setiap program pengabdian diharapkan memiliki indikator keberhasilan yang jelas, baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

Narasumber, Dr. Rio, menekankan bahwa histori PkM saat ini telah bergeser ke arah inovasi digital dan inklusivitas. Ia menjelaskan pentingnya penggunaan Theory of Change untuk menjawab tantangan di lapangan, termasuk penentuan data dasar (baseline), target, dan ambang batas keberhasilan program.”Menghubungkan PkM dengan poin-poin SDGs akan membuat luaran kegiatan menjadi lebih powerful dan diakui secara luas. Pengabdian bukan sekadar penyuluhan, tetapi perubahan perilaku atau sistem yang bisa dievaluasi secara berkala,” ungkap Dr. Rio dalam sesi materinya.

Dalam workshop ini dibahas pula teknik evaluasi jangka panjang. Salah satu contoh yang diangkat adalah bagaimana mengukur keberhasilan edukasi kontrol orang tua terhadap penggunaan gawai pada anak, yang dapat dipantau melalui penurunan durasi layar (screen time) secara konsisten pasca-kegiatan.

Selain penguatan metodologi, para peserta juga berdiskusi mengenai strategi penanganan subjek pengabdian yang belum memiliki komunitas formal. Solusi yang ditawarkan adalah dengan tetap mengutamakan aspek data baseline yang kuat agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan tetap memiliki daya jangkau yang luas.

Melalui implementasi LFA, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) STMM berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi. Hal ini diharapkan dapat memicu lahirnya inovasi-inovasi sosial yang inklusif dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

(Tim PPPM – AD & YSH)

Share Now:

Related Articles