STMM Yogyakarta Pertajam Arah Riset 2025-2029, Fokus pada Penelitian Terapan dan Dampak Sosial

Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta merumuskan arah kebijakan penelitian strategis periode 2025-2029 melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada Selasa, 20 Mei 2025. Bertempat di Ruang 206 STMM, forum ini bertujuan untuk menyelaraskan agenda riset institusi dengan paradigma penelitian nasional yang kini menitikberatkan pada solusi nyata atas permasalahan masyarakat.

Ketua STMM, Dr. R. M. Agung Harimurti, M.Kom., dalam pembukaannya menekankan bahwa inovasi mustahil terwujud tanpa pondasi riset yang kuat. Arah riset baru ini dirancang untuk mendukung visi STMM menjadi perguruan tinggi unggul melalui pengembangan ilmu multimedia dan digital yang mendapatkan rekognisi di tingkat nasional maupun internasional.

Narasumber utama, Prayudi, S.I.P., M.A., Ph.D., memaparkan adanya perubahan paradigma riset nasional dari sekadar menghasilkan pengetahuan menjadi riset terapan dan pengembangan (TKT Level 4-9) yang transformasional. “Hasil pendidikan dan penelitian harus diintegrasikan ke dalam sains dan teknologi untuk menyelesaikan masalah di dunia nyata,” jelas Prayudi. Ia juga menyoroti delapan bidang fokus riset nasional tahun 2025, termasuk ketahanan pangan, energi terbarukan, hingga kemandirian sosial dan budaya.

FGD ini juga menjadi wadah bagi seluruh Program Studi (Prodi) di STMM untuk memberikan masukan tema riset spesifik yang relevan dengan dinamika industri digital. Beberapa topik yang mengemuka meliputi literasi AI bagi masyarakat, jurnalisme data, green broadcasting, desain visual berbasis kearifan lokal, hingga pengembangan ekosistem digital dan keamanan siber.

Sebagai tindak lanjut, PPPM STMM akan menyusun jadwal intensif yang mencakup seminar proposal riset pada Juni 2025, diikuti dengan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dan Peta Jalan (Roadmap) penelitian yang komprehensif. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap proposal penelitian dosen di masa depan memiliki kontribusi teoritis dan aplikasi praktis yang jelas.

Langkah strategis ini diharapkan dapat memacu civitas akademika STMM untuk menghasilkan inovasi-inovasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi penggerak pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui kemitraan strategis dengan industri.

(Tim PPM STMM – AD & YSH)

Share Now:

Related Articles