
Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) menyelenggarakan Seminar Proposal Penelitian tahun 2026 pada Rabu, 4 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Bedah Proposal I yang telah terlaksana pada 18 Februari 2026 dengan melibatkan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai reviewer. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui zoom dan luring secara paralel di beberapa ruang Gedung Transformasi Digital STMM. Seminar proposal ini bertujuan untuk memvalidasi metodologi, mematangkan instrumen penelitian, serta memastikan kebaruan ilmiah (novelty) dari setiap proposal riset dosen.
Seminar terbagi ke dalam beberapa kelompok diskusi yang membahas berbagai topik strategis, seperti diantaranya transformasi Artificial Intelligence (AI) dalam visualisasi berita, aksesibilitas aplikasi digital bagi kelompok disabilitas dan lansia, strategi literasi media bagi pejabat publik, dan topik lainnya.

Salah satu fokus utama pembahasan dalam seminar ini adalah pemantapan instrumen penelitian sebelum dosen terjun langsung ke lapangan untuk mengambil data. Para reviewer memberikan masukan mendalam mengenai pentingnya research gap, validitas instrumen kualitatif maupun kuantitatif, serta pentingnya menggunakan aplikasi pengolah data seperti Nvivo atau Atlas.ti untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di tingkat internasional.
“Agenda tahun ini bersifat pendampingan berkelanjutan oleh tim peneliti BRIN hingga tahap publikasi. Targetnya adalah memastikan setiap instrumen riset sudah final sehingga pengambilan data dapat berjalan lebih fokus dan terstruktur,” ujar salah satu pimpinan rapat.

Sebagai tindak lanjut dari seminar ini, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) STMM akan mengoordinasikan pengesahan proposal secara kolektif dan menyiapkan Surat Keputusan (SK) Penetapan Pelaksana Penelitian Tahun 2026. Setelah proposal disahkan, tim peneliti dijadwalkan dapat memulai pengambilan data setelah libur lebaran atau sekitar awal April 2026.
(Tim PPM STMM – AD & YSH)




